
Kalselmedia.com, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melalui Dinas Pendidikan memberikan bantuan perahu motor operasional untuk para guru SDN 3 Sungai Buluh di Dusun Awang Landas.
Perahu motor tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati HST Samsul Rizal kepada Kepala Sekolah SDN 3 Sungai Buluh, Syaifullah di SMPN 20 HST, Desa Rantau Bujur, Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU), Rabu (30/7/2025).
Selama bertahun-tahun para guru tersebut sebelumnya menyewa perahu motor untuk menuju lokasi sekolah. Hal itu karena SDN 3 Sungai Buluh hanya bisa diakses lewat transportasi sungai dikarenakan berdiri di wilayah perairan rawa.
Sebelum mendapatkan perahu motor baru, para guru SDN 3 Sungai Buluh setiap berangkat ke sekolah harus dua kali bolak-balik naik perahu, dengan kondisi perahu tanpa penutup yang memungkinkan para guru merasakan langsung cuaca panas dan hujan.
Saat diwawancarai, Kepsek SDN 3 Sungai Buluh, Syaifullah mengungkapkan, perahu motor baru dari Pemkab HST bisa memuat 10-12 orang, sehingga para guru kini cukup satu kali naik perahu untuk pergi ke sekolah.
“Dulu kami selalu membayar biaya sewa untuk operasional bolak balik sekolah. Bantuan perahu dari Pemkab HST ini sangat memudahkan kami para guru,” ungkapnya.
Ia mengaku para guru merasa sangat nyaman saat menggunakan perahu baru tanpa mengkhawatirkan kondisi cuaca panas ataupun hujan, sehingga waktu para guru juga sangat efisien.
Selain memudahkan para guru, perahu tersebut juga berfungsi sebagai transportasi antar jemput pelajar untuk bersekolah di luar wilayah Dusun Awang Landas.
“Kami sangat berterimakasih kepada Bupati Samsul Rizal dan Dinas Pendidikan atas bantuan perahu motor baru ini,” katanya
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan HST, Muhammad Anhar menjelaskan, perahu motor merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah untuk pemerataan dan memudahkan para guru di SDN 3 Sungai Buluh.
Lebih lanjut, jarak dari dermaga Sungai Buluh menuju SDN 3 Sungai Buluh berjarak sekitar 7 kilometer. Karena itulah Bupati Samsul Rizal meminta kondisi ini harus dilakukan intervensi, salah satunya dengan bantuan perahu motor.
“Semoga dengan bantuan tersebut semangat guru semakin bertambah, serta kualitas pendidikan khususnya di daerah terujung bisa meningkat,” harapnya.