
Kalselmedia.com, Barabai – Dalam empat hari terakhir, rentetan kebakaran melanda Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan.
Tiga rumah warga dan dua bangunan lainnya ludes dilalap api dalam peristiwa yang terjadi secara beruntun sejak Kamis (31/7/2025) hingga Sabtu (2/8/2025).
Kejadian pertama tercatat pada Kamis (31/7/2025) malam, sekitar pukul 20.20 WITA di Desa Abung RT 01 RW 01, Kecamatan Limpasu.
Rumah milik Surianto hangus terbakar hingga rata dengan tanah. Seluruh dokumen penting juga dilaporkan ikut terbakar.
Malam berikutnya, Jumat (1/8/2025) sekitar pukul 21.05 WITA, si jago merah kembali mengamuk di Desa Banua Hanyar RT 07 RW 03, Kecamatan Pandawan.
Sebuah rumah kayu milik Mahyudin Rahman terbakar sekitar 60 persen, termasuk sejumlah dokumen yang tak sempat diselamatkan.
Tidak berhenti di situ, pada Sabtu (2/8/2025) pagi sekitar pukul 10.55 WITA, rumah kosong milik Syamsudin di Desa Taal RT 02 RW 02, Kecamatan Labuan Amas Selatan, ikut terbakar habis.
Rumah itu diketahui baru dibeli dan belum dihuni, sehingga tidak ada korban jiwa maupun dokumen yang terdampak.
Selang dua jam kemudian, kebakaran kembali terjadi di Desa Lok Besar RT 05 RW 03, Kecamatan Batang Alai Selatan, sekitar pukul 12.55 WITA.
Dua bangunan milik Muhammad Ilmi Ridhani yang digunakan sebagai kandang ayam dan sarang burung walet hangus dilalap api. Keduanya merupakan bangunan semi permanen dan kayu.
“Kami menerima laporan dan menurunkan tim ke seluruh lokasi kejadian. Penanganan cepat dilakukan berkat sinergi TRC BPBD, Damkar, BPK/PMK, TNI, Polri, TAGANA, serta para relawan dan masyarakat,” ujar Kepala Pelaksana BPBD HST, Akhmad Apandi, melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik, Fitriadinoor, Sabtu (2/8/2025).
Fitriadinoor memastikan seluruh api telah dipadamkan sepenuhnya di masing-masing lokasi.
Ia menambahkan, meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, kerugian materiil cukup besar.
“Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Kami mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat musim kemarau seperti sekarang,” tegasnya.
BPBD HST juga mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, tabung gas, serta sumber api lainnya di rumah.
“Apabila mencium bau hangus atau melihat tanda-tanda kebakaran, warga diimbau segera melapor agar dapat ditangani cepat,” imbaunya. (MA)