
KalselMedia.com, Barabai – Memasuki bulan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah atau 2025 Masehi, berbagai perayaan keagamaan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mulai digelar. Seperti tahun-tahun sebelumnya, acara Maulid diperkirakan akan dipadati jamaah.
Dinas Kesehatan (Dinkes) HST pun mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Kepala Dinas Kesehatan HST, dr Hj Desfi Delfiana Fahmi mengatakan jamaah sebaiknya memastikan tubuh dalam kondisi bugar sebelum menghadiri perayaan.
“Tetap menjaga kesehatan, memastikan badan dalam kondisi bugar untuk mengikuti perayaan dan tidak dalam keadaan sakit,” ujarnya, Senin (25/8/2025).
Ia menekankan pentingnya keamanan pangan yang dibagikan panitia maupun masyarakat. Menurutnya, pengolahan makanan dan minuman harus sesuai 5 kunci keamanan pangan.
Mulai dari menjaga kebersihan, memisahkan pangan mentah dan matang, memasak hingga matang sempurna, menyimpan pada suhu aman, hingga menggunakan air dan bahan baku yang terjamin.
“Jamaah juga diimbau tidak mengonsumsi makanan yang mengalami perubahan warna, bau maupun rasa. Tempat pengolahan pangan sebaiknya diinspeksi agar kualitas makanan dan minuman terjamin,” tambahnya.
Selain itu, aspek sanitasi lingkungan juga menjadi perhatian. Panitia diminta menyediakan air bersih, toilet yang memadai, serta tempat sampah di sekitar lokasi perayaan.
“Kebersihan lokasi sangat penting agar acara tetap nyaman dan tidak menimbulkan masalah kesehatan,” jelas Desfi.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penyakit yang sering muncul saat keramaian, seperti hipertensi akibat pola makan berlebih maupun diare.
“Masyarakat hendaknya menjaga pola konsumsi, dan jika ada keluhan segera berobat ke fasilitas kesehatan atau dokter terdekat,” pesannya.
Untuk layanan kesehatan, Puskesmas akan menurunkan tim medis apabila ada permintaan dari panitia Maulid.
“Kalau layanan khusus tidak ada, kecuali panitia meminta ke fasyankes terdekat, maka akan diturunkan tim kesehatan untuk mengawal kegiatan,” kata Desfi.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Karena itu, momentum Maulid hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan tetapi juga upaya menjaga kesehatan bersama.
“Pesan dari Dinkes panitia hendaknya menyediakan tempat sampah di sekitar acara agar kebersihan tetap terjaga,” pungkasnya. (MA).